5 Jenis Siklon Tropis, Kategori Apa yang Membedakan?

Siklon tropis merupakan fenomena alam yang menyebabkan gelombang badai, banjir, angin kencang, tornado, dan petir, seperti dikutip dari World Meteorological Organization. Siklon tropis diameternya mencapai ratusan kilometer. Siklon tropis terjadi di permukaan laut dekat garis khatulistiwa.

Siklon tropis terbentuk, karena dua aliran angin bertemu berlawanan arah di zona tekanan rendah perairan hangat. Air yang menguap terangkat secara vertikal oleh pusaran angin, kemudian menjadi badai berukuran besar. Siklon tropis berlainan jenisnya berdasarkan tahapan pembentukannya.

Mengutip Met Office, siklon tropis dibedakan dalam lima kategori, menurut skala Saffir-Simpson, Kategori 1, kecepatan angin berkelanjutan 119 kilometer hingga 152 kilometer per jam. Kategori 2, kecepatan angin berkelanjutan 154 kilometer hingga 177 kilometer per jam.

Adapun kategori 3, kecepatan angin berkelanjutan 178 kilometer hingga 207 kilometer per jam. Kategori 4, kecepatan angin berkelanjutan 209 kilometer hingga 251 kilometer per jam. Kategori 5, kecepatan angin berkelanjutan lebih dari 251 kilometer per jam.

Mengutip World Meteorological Organization, tropical depression proses bertemunya dua aliran angin dengan kecepatan 63 kilometer per jam. Siklon ini menghasilkan awan dan badai petir, namun dengan tekanan rendah. Pada tahap ini, siklon tropis belum terbentuk sempurna.

Tropical storm merupakan siklon berkecepatan angin maksimum 117 kilometer per jam. Pada tahap ini, pembentukan siklon di bagian pusat belum muncul.

Hurricane merupakan siklon berkecepatan angin maksimum 119 kilometer per jam atau lebih. Mengutip BMKG, ada berbagai penyebutan siklon tropis di dunia, yaitu badai tropis, topan (typhoon), jika terbentuk di Samudra Pasifik Barat. Adapun siklon atau cyclone jika terbentuk di sekitar India atau Australia, dan hurricane jika terbentuk di Samudra Atlantik.

Major Hurricane merupakan siklon tropis dengan kecepatan angin maksimum lebih dari 178 kilometer per jam. Siklon ini termasuk kategori 3, 4 dan 5 dari skala Saffir-Simpson.

HENDRIK KHOIRUL MUHID

Leave a Reply

Your email address will not be published.