Sejarah Hidup Gianni Versace, Desainer Top Asal Italia yang Tewas Dibunuh

TEMPO.CO, Milan -Gianni Versace S.p.A. merupakan sebuah perusahaan mode asal Italia yang terkenal dengan merek dagang berlabel Versace.

Perusahaan yang terletak di Milan, Italia ini didirikan sejak tahun 1978 oleh Gianni Versace. Hingga saat ini, Versace menjadi salah satu rumah mode internasional top di muka bumi.

Perusahaan ini memiliki beragam produk mulai dari pakaian, aksesoris seperti tas, sepatu, jam tangan, kosmetik, dan perlengkapan rumah tangga lainnya. Giovanni Maria “Gianni” Versace adalah desainer utama dalan perusahaan ini.

Versace lahir pada 2 Desember 1946 di Reggio Calabria, Italia. Masa kecilnya dipengaruhi oleh dua hal, yaitu sejarah Yunani Kuno dan seniman pop art Andy Warhol. Setelah menyelesaikan pendidikan bahasa Latin dan kebudayaan Yunani di Liceo Classico Tommaso Campanella, dia memulai pelatihan di bisnis jahit-menjahit yang dikelola oleh ibunya, Francesca.

Pada 1973, Versace menjadi desainer lepas bagi label Genny dan terlibat dalam eksperimen clothing line seperti Byblos dan Complice. Setelah bekerja selama beberapa tahun, dia kemudian menjadi cukup percaya diri untuk memamerkan desainnya di Palazzo della Permanente Art Museum of Milan.

Kemudian pada 1978, Versace membuka butik di kawasan Via della Spiga. Saat itu, ia mengajak kakak serta adiknya, Santo dan Donatella, sebagai presiden dan wakil presiden perusahaan.

Perusahaan ini pun menjadi buah bibir di industri fesyen kala itu. Hal ini karena dia menggabungkan warna cerah dengan potongan seksi. Salah satu karyanya yang terkenal adalah gaun panjang hitam dengan pin berwarna emas yang dikenakan aktris Elizabeth Hurley pada 1994.

Tak berumur panjang, Versace terbunuh pada 15 Juli 1997 di usia 50 tahun. Saat itu, ia ditembak oleh pembunuh bernama Andrew Cunanan. Pembunuhan ini terjadi ketika ia tengah pulang menuju rumahnya di Miami Beach selepas mengambil koran di kedai kopi langganannya.

Dalam penyelidikan, dilaporkan Cunanan begitu terobsesi dengan Versace dan sering mengklaim mempunyai hubungan dekat dengan Versace. Setelah itu, Cunanan kemudian ditemukan tewas bunuh diri sembilan hari setelah kematian Versace.

Upacara pemakaman Versace digelar di Katedral Milan. Jenazahnya dikremasi dan abunya dimakamkan di Pemakaman Moltrasio dekat Danau Como. Saat Versace meninggal, kerajaan modenya itu bernilai 807 juta dollar AS dan memiliki sekitar 130 butik di seluruh dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.